Pound Sterling masih bergerak defensif terhadap Dolar AS pada perdagangan Kamis. GBP/USD menghadapi tekanan dari penguatan USD yang didukung oleh ekspektasi kebijakan moneter Federal Reserve dan imbal hasil Treasury AS yang tinggi. Meski demikian, spekulasi mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga Bank of England (BoE) memberikan sedikit dukungan bagi Pound dan membantu membatasi tekanan penurunan.
Kebijakan moneter menjadi perhatian utama bagi pasar Pound. Sejumlah pejabat BoE masih melihat risiko inflasi sebagai alasan untuk mempertahankan kebijakan yang lebih ketat. Ekspektasi tersebut memberikan perbedaan yang cukup penting dengan sentimen pasar terhadap bank sentral lainnya dan dapat membantu Pound ketika Dolar AS kehilangan momentumnya.
Namun, menurut Analis AMarkets, kekuatan Dolar AS masih menjadi hambatan utama bagi GBP/USD. Imbal hasil Treasury yang tinggi meningkatkan daya tarik aset berbasis Dolar, sementara ekspektasi terhadap kebijakan The Fed yang masih hawkish membuat USD relatif kuat terhadap mata uang utama. Kondisi tersebut membuat Pound membutuhkan dukungan fundamental yang lebih kuat untuk membangun pemulihan yang berkelanjutan.
GBP/USD Masih Berada dalam Tekanan
Secara teknikal, GBP/USD masih menunjukkan kecenderungan bearish. Pasangan ini bergerak dalam rentang 1,31844–1,32218, dengan tekanan jual masih terlihat ketika harga mendekati area resistance. Selama Dolar AS mempertahankan kekuatannya, Pound berpotensi tetap berada dalam posisi defensif.
Analis AMarkets melihat area 1,3176 sebagai salah satu level yang perlu diperhatikan apabila tekanan jual berlanjut. Sementara itu, pemulihan GBP/USD akan menghadapi tantangan di sekitar area 1,3199–1,3222. Penembusan resistance secara konsisten diperlukan untuk mengurangi tekanan bearish dan membuka ruang bagi pemulihan yang lebih luas.
Selain arah kebijakan BoE, investor juga akan memperhatikan perkembangan ekonomi AS dan pergerakan imbal hasil Treasury. Jika ekspektasi terhadap kebijakan The Fed kembali menguat, Dolar berpotensi mempertahankan keunggulannya dan membuat Pound tetap berada di bawah tekanan.